Personal Trainer & Pelatih Kebugaran di Jakarta
Transformasi fisik yang bertahan lama tidak lahir dari program yang diunduh, melainkan dari program yang dibuat untuk tubuh Anda sendiri. Pendampingan satu lawan satu untuk kebugaran umum, penurunan berat badan, dan strength conditioning — postur, komposisi tubuh, dan kapasitas awal Anda diukur dulu, baru latihannya disusun.
Fokus Program
Weight Management & Body Shaping
Pengelolaan berat badan dan pembentukan komposisi tubuh yang terukur, dipantau lewat pencatatan BMI dan komposisi tubuh secara berkala.
Functional Strength Training
Kekuatan yang terpakai di kehidupan nyata — bukan sekadar angka beban, tapi pola gerak yang stabil dan aman.
Analisis Postur & Biomekanika (APECS)
Mengidentifikasi ketidakseimbangan otot dan risiko cedera sebelum beban latihan diberikan.
Program Berbasis Sport Science
Periodisasi latihan yang punya arah jelas, dievaluasi ulang dari data sesi, bukan dari perasaan.
Program Pemulihan Pasca Cedera
Kembali berlatih terlalu cepat setelah cedera adalah cara tercepat untuk cedera lagi. Program ini dirancang untuk mengembalikan performa secara bertahap, dengan urutan yang benar.
Stability & Mobility
Penguatan otot-otot pendukung di sekitar area cedera, memulihkan kendali gerak sebelum menambah beban.
Return to Sport Protocol
Tahapan terstruktur untuk kembali ke aktivitas olahraga penuh, dengan kriteria kesiapan yang diukur.
Bagaimana Programnya Berjalan
Asesmen Awal
Pengukuran BMI dan komposisi tubuh, analisis postur APECS, serta asesmen kemampuan fisik awal. Ini yang jadi titik tolak, sekaligus pembanding untuk mengukur kemajuan nanti.
Penyusunan Program
Periodisasi latihan disusun dari hasil asesmen dan target pribadi Anda — bukan template yang sama untuk semua orang.
Evaluasi Berkala
Data tiap sesi dicatat dan ditinjau ulang, sehingga program bisa dikoreksi ketika kemajuan melambat atau target berubah.
Fariz Fahrun, S.Or.
- Pelatih Fisik Level 2 Nasional — ICCA
- S.Or. Ilmu Keolahragaan — Universitas Negeri Jakarta
- S&C Coach PPLM Pencak Silat DKI Jakarta (2022 – sekarang)
- Pelatih Binaan BAPOMI DKI Jakarta (2022)
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa bedanya pakai personal trainer dengan latihan sendiri di gym?
Latihan sendiri berjalan tanpa dasar ukur. Dengan pendampingan, postur, komposisi tubuh, dan kapasitas awal Anda diukur lebih dulu, lalu bebannya dinaikkan bertahap dan dievaluasi ulang secara berkala.
Apakah program ini cocok untuk pemula yang belum pernah latihan?
Cocok. Program selalu dimulai dari asesmen kondisi fisik awal, termasuk analisis postur, sehingga beban latihan pertama disesuaikan dengan kemampuan nyata peserta, bukan dengan standar orang lain.
Bisa membantu menurunkan berat badan?
Bisa. Weight management dan body shaping termasuk fokus program, dipantau lewat pencatatan BMI dan komposisi tubuh secara berkala, bukan hanya angka di timbangan.
Apa bedanya dengan program latihan yang saya unduh dari internet?
Program unduhan tidak mengetahui postur, komposisi tubuh, riwayat cedera, dan kapasitas awal Anda. Di sini ketiga hal itu diukur lebih dulu, lalu latihan disusun progresif dan dievaluasi ulang secara berkala.
Apakah ada program untuk pemulihan setelah cedera?
Ada. Program pemulihan mencakup latihan penguatan otot pendukung berupa stability dan mobility, serta protokol kembali ke olahraga atau return to sport.
Apa itu analisis postur APECS?
APECS dipakai untuk mengidentifikasi ketidakseimbangan otot dan potensi risiko cedera sebelum beban latihan diberikan, sehingga program tidak memperburuk masalah yang sudah ada.
Di mana lokasi latihannya?
Star Jasmani berbasis di Jakarta. Detail lokasi dan jadwal dapat ditanyakan langsung melalui WhatsApp.
Mulai dari Data, Bukan Tebakan
Ceritakan target Anda, dan kami jelaskan bagaimana asesmen awal serta programnya akan berjalan.